Antara Poskota dan Kompas

Posted: 9 January 2012 in Tugas

Sumber 1: http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2011/12/14/satpam-incar-peremuan-untuk-dijambret

Sumber 2: http://megapolitan.kompas.com/read/2011/12/18/19190437/Penanggung.Jawab.M-26.Menghilang.Pasca-Penemuan.Angkot.

Sekarang ini banyak sekali diantara kita yang seringkali melakukan kesalahan dalam membuat sebuah tulisan, baik itu dari segi bahasanya, tanda baca, dll. Kesalahan itupun dilakukan tidak hanya dilakukan oleh kita orang awam yang memang tidak bekerja di bidang penulisan ataupun percetakan, tetapi juga dilakukan oleh kalangan profesional yang memang bekerja dibidang tulis menulis seperti jurnalis, penulis, dll. Dalam hal ini saya ingin membandingkan dua artikel yang berbeda dari dua sumber yang berbeda yaitu pertama artikel yang berasal dari koran online poskota dan yang kedua dari koran online kompas. Pertama saya akan coba membahas artikel yang ada pada koran poskota terlebih dahulu, dimana pada salah satu artikelnya yang berjudul ” Satpam Incar Peremuan Untuk Dijambret”. Pada awal penulisan judul artikel sudah terjadi kesalahan penulisan pada kata peremuan yang mungkin dimaksud oleh penulis adalah “perempuan”. Lalu kesalahan yang berikutnya terjadi pada paragraf 2 baris kedua, penulis melakukan kesalahan pada penulisan kata “Beruntung” yang menggunakan huruf besar. Dalam artikel ini terjadi banyak kesalahan dalam penulisannya salah satu contohnya lagi pada paragraf ke 6 baris ke 1 kesalahan pada kata “mengincap” mungkin maksudnya adalah “mengincar”.

Lain halnya, penulisan pada koran online kompas terlihat lebih rapi dan teratur dalam hal segi bahasa, penulisan dan tanda bacanya. Pada artikel koran kompas yang saya coba saya bahas ini tidak banyak kesalahan yang dilakukan oleh penulisnya, jadi tidak banyak yang saya komentari mengenai artikel ini.

kesimpulan: Pada kedua artikel diatas terjadi perbedaan mendasar pada penulisannya dari tulisan, bahasa yang digunakan dan tanda bacanya. Hal ini mungkin dikarenakan penulis kurang memahami atau mungkin kurang ke hati – hati dalam menggunakan tanda baca dan bahasa yang dipakainya dan mungkin juga karena kedua koran ini memiliki pangsa pasar yang berbeda dalam pemasarannya, dimana poskota lebih memilih pasar kalangan menengah kebawah sehingga kurang memperhatikan segi bahasanya.

About these ads
Comments
  1. Nurul Apriyani says:

    teman, jangan lupa ya mencatumkan link Gunadarma http://www.gunadarma.ac.id. Sekarang kan sudah mulai perkuliahan softskill dan Sebagai salah satu penilaian mata kuliah softskill harus mencatumkan link Gunadarma.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s